today's information

02 Desember 2007

perubahan

Semua telah berubah. Bahkan kita sendiri kadang sering sekali tidak sadar bahwa diri kita setiap saat berubah.

fluktuasi emosi yang naik turun begitu cepat, membuat diri kita berubah, memang benar sekali apa yang dikatakan seorang kawan

"tidak ada yang abadi di dunia ini selain perubahan"

oleh karena itu, segeralah berindak, kalau kita tidak bertindak untuk mengimbangi perubahan, kita ketinggalan kereta kemajuan, kita harus menunggu lagi kereta selanjutnya, untuk berubah.

Lanjut Baca Bos...

NASI BUNGKUS

Berkerumun anak-anak muda dengan kaos oblong dan sandal jepitnya di sebuah warung kecil yang menjual makanan ringan, lauk pauk dan nasi bungkus pastinya atau biasa disebut hik atau wedangan kalau di Solo dan Jogja. Sambil bercengkerama dengan temanya mereka makan nasi seadanya itu dengan nikmatnya, jika kita bandingkan nasi bungkus yang satu ini dengan sepiring nasi hangat yang dirumah sudah pastilah sangat berbeda. Hanya sekitar satu centong nasi yang dirumah ditambah sedikit, sangat sedikit potongan ikan bandeng, yang kalau kita bandingkan dengan besarnya ikan bandeng yang dijual dipasar mungkin sekitar 1 : 10 nya. dengan sambal merah yang cukup pedas rasanya menambah meriah suasana di wedangan itu. Teh hangat yang dihantarkan oleh salah satu staff wedangan itu lumayan bisa melegakan tenggorokan dan menghangatkan badan ketika musim hujan.Alhamdulilah, setelah menyantap dua nasi bungkus dan gorengan diwarung itu perut sudah mulai ada isinya, tenaga kembali ke normal lagi dan siap tancap gas lagi untuk aktivitas selanjutnya.
Itulah yang biasa dirasakan mahasiswa normal seperti saya, dengan ke-apaadanya-an bisa mendapatkan kesempatan yang luar biasa hidup di dunia yang penuh dengan dinamika seperti ini.

Lanjut Baca Bos...

01 Desember 2007

dari penampilan aja..?

Semakin siang dan terik, dengan memincingkan mata dia usap peluh di wajahnya yang sudah nampak kelelahan. Sudah tiga jam lebih dia melakukan ritual mingguan, yaitu bersih-bersih rumah yang dihuninya sendiri. Berjalan menuju tempat galon air mineral sambil memegang gelas kosong, seraya berpikir apa yang harus dia lakukan setelah ini. Rupanya dia berganti pakaian yang agak pantas untuk keluar rumah karena kaos oblong yg dia pake skrg sudah cukup kotor krn aktivitas seharian tadi. Dengan kaos oblong yg baru diambil dari gantungan baju dikamarnya dan celana pendek yang sudah lumayan kotor, menjadikan nampak profile yang sederhana dari anak muda berumur dua puluhan ini. Pergi ke warung pinggiran dekat kampus untuk makan menu kesenanganya, ayam penyet, setiba di warung makan dia langsung order ayam penyet dan teh hangat kesukaanya.

Seketika dia duduk dan agak kaget karena di warung yang dia datangi itu tadi ada beberapa orang wanita yang mengenakan baju agak ... dan make up tebal di wajah sehingga terlihat kecantikan buatan yang terpancar dari penampilanya. Dengan bahasa yang agak gaul mreka bercakap-cakap tentang sesuatu yang mnrt anak muda itu sangat tidak penting, sedikit melirik ke wanita - wanita itu pemuda minum teh hangat yang sudah disiapkan didepanya, terlihat dari wajah mereka kalo mereka sedang "on air" disuatu even, atau biasa disebut spg. Disamping wanita itu ada seorang mas2 yang agak sedikit lebih tua dari wanita itu memakai kaca mata hitam dan baju kemeja putih yang berbau model jaman sekarang banget. Keliatan tajir mas2 itu mengeluarkan hp yang berlayar besar dan nampak sedang mengetik sms.

"sekarang mas Danu udah punya mobil loh, trus dia jadi tambah putih, pokoknya keren deh", wanita yang duduk mengahadap barat berkata. "masa sih? waduh padahal dulu dia masih suka nganterin ak ke kampus naik motor loh.. waktu msh jadi cowk ku sih.." wanita yang didepanya menyahut perkataan wanita sebelumnya tadi sambil ketawa kecil. Pemuda itu yang sedang makan ayam penyet tersebut mendengar secara tidak sengaja, karena memang sangat dekat duduknya dengan wanita spg itu. Kemudian dia berpikir, apa sih yang sebenarnya mereka cari dari pekerjaan yang sedang mereka lakukan itu, yang diomongin cuma materi mulu dari tadi. Kalau mau kaya ya berusaha donk, jangan main ambil harta orang aja, pikir pemuda itu tadi.

dengan gaya borju wanita-wanita itu nenteng hp masing2 ditanganya, ada yang berlayar gede, ada yang slim, ada yang bisa buat ngaca juga, tapi yang jelas pemuda yang sedang makan ayam pnyet itu tidak punya yang seperti itu.Mereka berdiri, dan kelihatanya sudah selesai ngobrol dan makan, lalu salah satu pelayan diwarung itu menyapa dengan ramah seraya memberi apresiasi, dengan kata2 hangat yang terucap dari mulutnya, namun sepertinya palsu..disusul seorang pria yang juga karyawan (bagian "keuangan" kliatanya, red) menyapa "udah mbak, mau kemana lagi nih, makasih yah, mbaknya cantik2 banget sih, humm, bsok datang sini lagi ya..". Setelah waktu berlalu wanita spg dan mas2 tadi pergi keluar dgn menaiki mobil mewah entah kemana.

Pemuda itu lalu melihat sekeliling dan melihat ada pelanggan baru yang datang ke warung tersebut, seorang wanita berjilbab dengan wajah yang teduh dan sederhana. wanita itu ingin memesan makanan rupanya, dia hanya diam di belakang para pembeli lain tanpa eksprsi apa pun, yang menunjukan low profile nya dia. Berdesakan ke depan 2 orang wanita dengan celana jeans ketat dan baju yang minim ala anak muda jaman skrg, yang nampaknya mahasiswi kampus depan warung tersebut langsung saja dengan cueknya memesan makanan dan langsung diambilkan oleh ibu2 penjual di warung itu dengan layanan ekspress. Wanita berjilbab yang sederhana tadi kewalahan menghadapi mbak2 yang bru datang tadi, dan beberapa mas2 yang juga mau memesan makanan, sudah mencoba untuk memesan wanita tadi sepertinya hanya diabaikan oleh pemilik warung, masih memegang piring dan lauk pemilik warung tadi Ibu tadi berkata "sebentar mbak...Mase ini dulu, udah dari tadi soale". Padahal mas2 itu datang lebih belakangan daripada Wanita itu. "Mbak, sy lele penyet" kata Wanita itu..belum juga diambilkan wanita itu masih menunggu didepan Ibu penjual tadi. Masih dgn cueknya, dan wajah sedikit congkaknya Ibu penjual tadi diam saja dan meladeni pelanggan lain, sepertinya penjual itu tidak sadar akan kedatangan Wanita itu didepanya, atau penjual itu memandang sebelah mata karena penampilan sederhana wanita itu. Tidak disadarinya sudah beberapa menit wanita itu didepan penjual tanpa pelayanan apa pun, dan seketika baru saja ditanyai penjual itu "pesen apa mbak?", tanpa memandang lawan bicaranya. "Tadi sy mau pesen lele pnyet" kata wanita itu..seketika penjual itu menjwab, "wah lele nya habis mbak.."

dengan kata sopan wanita itu menjawab pernyataan penjual tadi, dan pergi tanpa ekspresi..tidak kecewa dan tidak mengharap apapun..
justru yang menjadi kecewa adalah pemuda tadi, dia kemudian berpikir, apakah penampilan luar adalah segalagalanya, apakah wanita sederhana tadi jika dibandingkan dengan spg tadi jauh berbeda status sosialnya.
apa sih yang sedang dilakukan spg tadi, apa dia jauh lebih mulia daripada seorang wanita sederhana itu..?
Kemudian pemuda itu teringat wajah wanita sederhana tadi, dia sepertinya pernah bertemu dalam suatu acara...tapi...apa ya..pikir pemuda tadi...
dia belari keluar untuk melihat lagi wajah wanita sederhana tadi...kemudian dia ingat siapa dia..
wanita itu adalah salah seorang penulis produktif buku-buku muslimah yang pernah dijumpainya dalam suatu acara bedah buku di kampus pemuda itu..

ternyata kebanyakan orang masih melihat secara fisik penampilan seseorang tanpa mau tahu siapa sebenarnya orang itu...

Lanjut Baca Bos...

I Proud Become an Indonesian

If we want to talk about indonesia, we have to learn and understand many thing, because Indonesia has complex and paradox condition. There are many of advantages, but there are many problem too.

Indonesia has highly diverse in ethnical, and there are 300 local language. This is one of the heritage of Indonesia, the highly diverse in Ethnical also make a rich of culture and absolutely traditional dancing, food, clothes, and in every ethnic has the different attitude personality or character. Indonesia consist of over 17.500 islands its awesome isn’t? Indonesia is the world’s largest archipelagic country, this is the resource that can be opitimized to improve our development program if we can manage carefully. Indonesia has population over 230 million, this is the world’s fourth most populous country. With this human resource and also natural resource, indonesia should become a strong country. The indonesian citizen are very creative and innovative, in fact, they can use everything to make an income. This is the amazing from indonesia, the world’s largest archipelagic, with natural resources like a mineral, oil, gas, and also the maritim power. Bali was the one popular place from Indonesia that foreign tourist like to come because of the beautiful seashore and sun set. Moreover with the heritage of ancient people there, Bali become one of an interesting place. Not only the ancient people from bali who gave something a miss like heritage of culture, but everyplaces in Indonesia have the different history and heritage.

According to the reference i’ve got, Indonesia has vast areas of wilderness that support the biodiversity in the world. Rain forest in Indonesia cover 60% areas of the country, this is amazing resource, the forests have much more flora and fauna, and most of them are extinct animal that world should kept. Like Anoa, Rhinoceros, Leopard, Cenderawasih, orangutan, etc. The indonesian food, although i’m an indonesian, i haven’t taste all of them. This case show you that indoensia have the great assets in culinary, with this assets we have to proud to become a part of Indonesia. Only in Java, we can find many variety of food with other taste and recipe and the javanese cook it with traditional equipment but because of that the indonesian food become great. This is one example of our assets.

I proud become an Indonesian, because we has richly resource and culture. But if we see in the other side of Indonesian condition may be we cant understand why with that great assets Indonesia become disorder with many cricis happened. I said Indonesia has a paradox condition because there are many people of Indonesia has a good wealthy, and even we get the increment of rich people of the world record in third position after Singapore and India. But if we compare with both, India and singapore was difine as country that can improve their economic policy in a good way. The rich people difine as the people that has over 9 billion Rupiah, and in Indonesia there are 20.000 citizen of it. This is very paradox, we can see what happened in small village that just get income every month in Rp 300.000 or less. I have been survey in small village of central java, there are a man that live with cows beside his bed room, this is an evidence that the economic power of Indonesia has not been ordered wisely yet. Development of economic policy can not applied, so what happen with our country. The democratic system has boomed public opinion into every social and politic cases, everyone want to change Indonesai to be a better country, they attend the general election, but when they become a leader of this country, their idealisme has broke. Morality and leadership, both are important point to make a good governance. Morality that applied in goverment employer has been cultured from Suharto regime was a corrupt and opportunist. Since the end of suharto regime we get the freedom to talk, freedom to express anything we want, this is good chance to change indonesia, but we can not handle our moral and attitude and than the result is a confrontation. In many part of Indonesia has become a conflict area, such as Poso, Kalimantan, Aceh, Papua, Timor leste and many more. We lost our sepadan and ligitan, Timor leste has become an independent country. We get many monetery crisis that we can not solve untill now. Rupiahs rate dropped and down. And now, the latest news about indonesia was, conflict with malaysia, they claimed many of indonesian heritage as an original malaysian haritage like angklung, rendang, rasa sayange song, etc. Why?is it our false or thier false, i dont think so..this i not just about true or false, but about appreciation. We just aware, we has many thing to keep, richly heritage of culture, many natural resource but we just want to pay attention in to life style and hedonic life. We can benefitted our self resources. Indonesia is rich country but doesnt has good leader.

NB:

tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas bhs inggris semata-mata

namun ketika saya menulis dan memahami apa yang sedang terjadi di negara kita tercinta ini

hati saya berontak dan menangis!

Lanjut Baca Bos...
Google
 
your search end here